Assalamu'alaikum . . Wr. Wb. . Selamat Datang Di Bloggnya SMP Muhammadiyah Plus Cibiuk-Garut_Mohon Maaf Apabila Terdapat Banyak Kesalahan dan Kekurangan . . . Wassalam Wr. Wb . .

Sabtu, 31 Maret 2012

Kemuliaan Wanita dalam Prespektif Islam


Sungguh, Islam telah begitu indah menggambarkan sosok mulia seorang wanita. bahkan dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda, bahwa orang yang harus di hormati adalah seorang ibu 3 kali terlebih dahulu, hingga baru seorang ayah berada di urutan ke-4. Namun, faktanya di Indonesia, begitu minim perhatian masyarakat terhadap kesejahteraan wanita. bahkan,  perempuan indonesia pun masih kurang memahami kedudukannya dalam kehidupan beragama.
Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya perempuan, khususnya remaja-remaja seumuran kita yang memakai pakaian tidak sesuai ketentuan agama.
Padahal sudah jelas, Islam mensyariatkan kepada kita semua ini dengan maksud dan tujuan yang baik. Agar para perempuan dapat terjaga dari fitnah dan perbuatan maksiat.
Ada sebuah cerita dialog antara seorang syeikh dari turki, yang berbincang-bincang dengan seorang wartawan dari Inggris yang intinya mengisahkan tentang cara pandang islam terhadap kemuliaan wanita.
Saat itu, si wartawan bertanya kepada seorang syeikh “ mengapa dalam Islam wanita dilarang berjabat tangan dengan sembarang orang ?” tanyanya.
Kemudian, sang syeikh yang mendengar pertanyaan itu, malah balik bertanya “apakah kamu pernah berjabat tangan dengan ratumu , ratu elizabeth ?”
Si wartawan menjawab, “tidak pernah, sang ratu tidak boleh berjabat tangan dengan sembarang orang. Itu peraturan kerajaan di negeri kami…”
Sang syeikh pun lantas mengomentari, “begitu juga dalam Islam, kami kaum muslim punya aturan bahwa setiap wanita adalah ratu, jadi tidak sembarang orang yang bisa berjabat tangan dengannya.”
Tak lama kemudian, sang syeikh mengambil 2 buah permen dari sakunya lalu di lemparkannya ke tanah, dengan salah satu permen tanpa bungkus. Syeikh bertanya, “ manakah permen yang akan kau ambil dan akan kau makan ?”
Si wartawan menjawab, “yang masih ada bungkusnya tentu saja !”
Syeikh mengomentari, “itulah perbedaan antara wanita yang mampu melindungi auratnya dengan yang tidak. Dan dalam islam semua wanita haruslah seperti permen yang terbungkus tadi.”
Sekiranya begitulah sedikit gambaran mengenai kemuliaan wanita dalam pandangan Islam. Namun sayang sekali banyak yang tidak menyadarinya, atau bahkan merasa tertekan dengan ajaran islam.
Jadi, ayo kita mulai tanamkan pada diri kita sendiri khususnya bagi yang perempuan, mari kita tanamkan nilai-nilai islam bagi diri kita sendiri. Kita tanamkan bahwa kita adalah makhluk yang mulia, dan berharga mahal bagi siapapun.
Mari kita tanamkan bahwa kita adalah seorang ratu yang selalu menjaga diri. Jangan sampai kemuliaan kita tertutupi oleh penampilan kita yang tidak mencerminkan akhlak kita.
Apakah kita mau, para calon2 ibu menjadi seorang ibu yang minim pengetahuan agamanya? tentu tidak !

0 komentar:

Poskan Komentar