Assalamu'alaikum . . Wr. Wb. . Selamat Datang Di Bloggnya SMP Muhammadiyah Plus Cibiuk-Garut_Mohon Maaf Apabila Terdapat Banyak Kesalahan dan Kekurangan . . . Wassalam Wr. Wb . .

Sabtu, 24 Maret 2012

Bertemu Rakyat, Numpang di Rumah Ortu Cabup Terpilih

Bertemu Rakyat, Numpang di Rumah Ortu Cabup Terpilih


Dicky Chandra Setelah Dinyatakan Menang Pilkada Garut
Artis sinetron Dicky Chandra tak lama lagi akan menjadi pejabat. KPUD Garut, Jabar, Kamis (25/12) menetapkan pasangan Ceng Kholiq Fikri-Dicky Chandra sebagai pemenang Pilkada Garut 2008. Keduanya akan dilantik sebagai bupati dan wakil bupati pada 23 Januari 2009. Apa yang akan dia lakukan setelah dilantik?

Ari Maulana Karang, Garut
Kepada Radar, Dicky menyatakan tak pernah berniat terjun ke dunia politik. Akan tetapi, melihat semangat dan dorongan Kaukus Muda Garut, dia akhirnya luluh. ”Saya melihat mereka, para aktivis muda, punya potensi untuk melakukan perubahan. Akan tetapi, ada tembok besar yang menghalangi mereka untuk mengubah Kabupaten Garut. Untuk itu, saya memutuskan mengorbankan diri jadi jembatan niatan para aktivis muda ini untuk mengubah Garut,” jelas Dicky.

Sejak mencalonkan diri, Dicky mengaku terus mencari tahu apa yang harus dilakukan untuk mengubah Garut. Sehingga, sedikit demi sedikit dirinya mulai menarik diri dari dunia keartisan. Selama menjalani masa kampanye, Dicky juga lebih memilih keluar masuk pedesaan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Selain itu, dalam kampanyenya dia lebih memilih memberikan pelajaran politik kepada masyarakat.

Bahkan, Dicky tidak malu mengadopsi konsep saba desa dari mantan Bupati Agus Supriadi. Jadi, menurut dia, tidak ada kiat khusus untuk memenangi Pilkada Garut. ”Yang bisa menjadi kunci kemenangannya adalah ketulusan dan kesiapan untuk menerima kekalahan maupun menang,” tuturnya.

Dicky berjanji, setelah dilantik nanti, langkah pertama yang akan diambilnya ialah melakukan konsolidasi dengan pemerintahan, tokoh-tokoh partai politik, tokoh politik, dan seluruh kalangan masyarakat. Dia ingin menyatukan persepsi arah pembangunan Garut lima tahun ke depan.
Kendala terbesarnya saat ini, Dicky belum punya rumah di Garut.

”Saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Garut karena tidak ada tempat yang bisa didatangi. Saat ini saya menumpang di rumah orang tua Ceng Fikri sekadar untuk bertemu masyarakat,” kata dia.

0 komentar:

Poskan Komentar